Malam
itu rasanya mata ini lelah, ia sangat meminta haknya untuk menutup sejenak.
Namun hati ini terus hidup, ia terpana akan kebesaran ciptaan Nya. Ya, semalam
ku menangis melihat keagungan Nya. Cita-cita yang selama ini aku impikan
terwujud dalam satu malam yang dingin dipinggiran waduk yang luas.
Aku
melihatnya. Aku melihat gugusan bintang beserta meteor yang jatuh bergiliran
dilangit yang gemerlap dan petang. Inilah kebesaran Nya yang membuat hati ini
terus memandang walau mata ini tertutup. Disana ku menemukan ayat Nya. Mengapa
mereka begitu bersinar dengan penuh warna dilangit yang gelap? Mengapa mereka
seolah tidak jatuh satu persatu seiring malam yang kian menyusut? Mengapa
mereka begitu indah membentuk fatamorgana dunia yang terlihat sehari-hari?
Aduhai
Sang Pencipta, bagaimanakah Engkau menciptakan hati ini sehingga dapat
terkagum-kagum dengan ayat kauniah Mu? Apakah semua hati hamba Mu sama dengan
kehidupan di hati ini? Sungguh ini adalah kekaguman yang tak dapat lidah
ungkapkan maupun pena tuliskan.semangat 18!
Komentar