Langsung ke konten utama

 "Ketidakpedulian bukan berarti melupakan,
Ia ingat, hanya saja ia mengabaikan.

Sayangnya, aku hidup dizaman yang ketika sesuatu rusak, ada yang membuangnya, bukan memperbaikinya".




Perih. Itulah yang tengah ku rasakan.
Melihat saudara ku berjuang, dicaci orang.
Ukhuwah itu, tak lagi menghangatkan
Terasa sempit, gelap dan buram.

Dalam dekapan ukhuwah, ustad Salim A Fillah mengajarkan, kita mengambil cinta di langit lalu menebarkanya di bumi. Begitu indah ungkapan itu, namun sayang beliau tak sependapat dengan ku, bahwa ukhuwah itu harus dilatih dan diikat. Menurutnya, ukhuwah tidak datang dengan sendirinya. Tapi menurut ku, ketika kita mencintai seseorang karena Allah, dan berkumpul berjuang bersama di jalan Allah, maka Allah akan mengikat hati kita dengan keimanan. Hingga bila terjadi sesuatu diantara mereka, yang menyebabkan mereka berpisah maka itu semua adalah karena salah satu diantaranya sedang bermaksiat kepada Allah.

Maaf, aku sedang memperbaiki diri. Terlalu silau dunia itu dimata ku. Sampai-sampai aku terlupa, bahwa kita sedang terikat oleh janji-Nya. Sudah ada niatan terbesit dalam hatiku, bahwa kini saatnya untuk menurunkan semua amanah itu, namun kembali ku berpikir, apakah tega aku meletakkan beban ini di pundak saudara ku? semoga Allah, memperbaiki ku dan tidak membuang ku. Itu saja

semangat 19!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

oh MAPRES ku, kenapa kau cepat sekali menghilang?

Kuliah merupakan hal yang tabu untuk dibacarakan dikalangan orang-orang Desa pada umumnya. Keterbatasan ekonomi nampaknya merupakan masalah klasik yang dihadapi oleh para orang tua ditengah maraknya beasiswa yang sedang "mendidih" di Negeri ini. Pada dasarnya "doktrin-doktrin" yang memuat isu mahalnya pendidikan bagi rakyat miskin memang tengah diambil alih oleh kelompok elit bersandarkan politik dan materialisme. Tak salah jika Kapitalisme yang diwanti-wanti hilang di abad ke-19 oleh Marx malah justru berkobar ditengah awal abad ke-20. Latarbelakang masalah ini tak mungkin ditutup-tutupi oleh pemerintah, segala kebijakan terkait telah diterapkan demi tujuan mencerdaskan kehidupan Bangsa. Program beasiswa dalam dan luar Negeri banyak yang termuntahkan akibat tak maksimalnya sistem dalam menampung kesempatan. Sudah sepatutnya orang-orang yang diberi kesempatan dan terpilih untuk mengemban amanah berterimakasih atas semua program dan kebijakan yang telah Pemerint...

maha? siswa!

Aku tahu menjadi seorang Mahasiswa itu sangatlah sulit. Dia diberikan amanah dan harapan yang sangat besar dari sebuah Negara, padahal dia baru saja keluar dari zona mengenal diri. Lihat saja, apa engkau tahu tujuan dbetnuknya perguruan tinggi? Ya dalam PP No.60 Tahun 1999 pasal 1 tujuan itu berbunyi: “Menyiapkan peserta didik menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademik, mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, serta mengupayakan penggunaanya untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat dan memperkaya kebudayaan Nasional”. Bukankah itu amanah yang sangat besar? Mahasiswa disiapkan untuk memiliki kemampuan akademik, lalu disuruh untuk mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu itu kemasyarakat dengan tujuan Negara yang makmur dan sejahtera. Bukankah ini tugas yang sangat berat kawan, bahkan seorang presidenpun sampai saat ini taka da yang dapat menyempurnakan tugas ini? Menjadi seorang mahasiswa itu penuh tantangan. Dia bukanlah seorang anak kecil yang...

Sendiri

dalam mimpiku aku berjalan sendiri mengarungi samudera khayal tak bertepi petunjuk arah yang tak pasti ku lalui terbangun, mengunggu hingga mati ku lihat hallo mengarungi matahari menyambut sinarnya yang menerangi namun dia datang hanya sekali tak pernah ku lihat setiap hari hai kegelapan, enyahlah sang lilin datang dengan gagah mengusirmu, memekarkan sinarnya hingga merekah tinggallah seberkas harapan dan cinta kuharap kalian akan selalu ada disetiap kuterbangun dalam raga mengusir benci dalam jiwa rasanya, ku tak berguna hari ini kemalasan melanda tandaku sudah mati teman, sahabat, orang tua tak peduli karena aku selalu sendiri semangat 18!